0

Selayang Pandang Sejarah S.Kh Sang Timur

SLB Tunagrahita Sang Timur berdiri atas prakarsa Sr. Josefa Beata PIJ seorang biarawati yang sangat peka dan terketuk hatinya melihat Anak Berkebutuhan Khusus yang seringkali tidak mendapatkan kesempatan belajar semudah teman-teman mereka yang tidak berkebutuhan khusus.

Entah karena minimnya jumlah Sekolah-sekolah Luar Biasa disuatu area pemukiman tertentu. Entah karena orang tua mereka seringkali malu atas kebutuhan khusus yang putra – putri mereka alami sehingga lebih memilih tidak mengijinkan putra – putrinya berada di tempat umum. Entah karena beban ekonomi yang sangat menekan sehingga membuat banyak orang tua menomorduakan pendidikan putra – putri mereka yang mengalami kebutuhan khusus. Dan banyak lagi alasan lain yang membuat Anak Berkebutuhan Khusus di 18 tahun yang lalu tidak mudah mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan dan pelatihan dengan baik.

Karya Konggregasi Sang Timur dalam melayani pendidikan dan pelatihan bagi Anak Berkebutuhan Khusus diawali dengan Kegiatan Belajar Mengajar yang ditangani langsung oleh Sr.Maria Pia PIJ, Sr.Rita PIJ, Ibu Harti dan Ibu Dewi. Yang pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajarnya dilakukan dengan menumpang di 3 kelas lantai dasar SDK Sang Timur. Karya Pendidikan bagi Anak Berkebu­tuhan Khusus ( ABK ) dimulai pada tahun 1992 dari semula jumlah ABK yang ditangani hanya 5 peserta didik terdiri dari 3 peserta didik putra dan 2 pe­serta didik putri. Di tahun 1993 menjadi 40 peserta didik terdiri dari 16 pe­serta didik putra dan 24 peserta didik putri. Dan sekarang di tahun 2010 setelah 18 tahun kemudian jumlah peserta didik berjumlah 120 terdiri dari 65 peserta didik putra dan 55 peserta didik putri.

SLB Tunagrahita Sang Timur di usianya yang ke 18 tahun ini telah didukung oleh 27 Tenaga Pendidik ( yang sebagian besar sudah mempunyai kualifikasi pendidikan sebagai Sarjana Pendidikan Luar Biasa ), 2 Theraper wicara, 2 tenaga administrasi, 4 tenaga non kependidikan yang kesemua unsur ini di Tahun Ajaran 2010 – 2011 dipimpin oleh Sr Sylvia PIJ dan dibantu oleh Seksi Kurikulum Ibu Dwi Warniati dan Seksi Kesiswaan Ibu Hartinah.

Seiring perjalanan waktu komitmen memberikan pelayanan bagi ABK semakin mengkristal. ” Keteguhan hati” SLB Tunagrahita Sang Timur dalam memberikan pelayanannya tercermin dalam implementasi Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) yang disajikan dalam bentuk yang beraneka ragam. Hal ini pun dipicu dengan semangat muda layaknya remaja usia 18 tahun yang begitu penuh keyakinan mencoba mencari hal yang terbaik dari apa yang telah dimiliki. Keanekaragaman KBM yang dirancangkan sedemikian rupa yang membuat peserta didik antusias mengikutinya, baik KBM di dalam Kelas atau pun KBM di luar kelas yang sering di sebut sebagai Pembelajaran Luar Kelas ( PLK ) atau pun Kegiatan – kegiatan Bersamayang diadakan untuk memperingati event khusus.

Pembelajaran luar kelas digiatkan di seluruh kelas dari kelas TK sampai SMKLB. Semua tingkat memiliki Kegiatan PLK dari berbelanja : di kantin SLB, di Kantin 5b, di warung yang terdekat, di Indomaret, di Carefour CBD Ciledug, belajar berbelanja di Texas Fried Chiken, mengenal Taman dan Hutan Kota BSD, mengenal dunia air di Ocean Park, mengenal dan mengunjungi Museum Uang Bank Indonesia, mengenal dan mengunjungi Istana Negara di Ibukota Negara kita Jakarta , mengenal dan mengunjungi Taman IPTEK di TMII dan belajar mengirinvkan surat di Kantor Pos Graha Raya. Pembelajaran Luar Kelas yang dilakukan bersama pun juga diadakan dengan berkunjung ke Pabrik TEH SOSRO, Pabrik INDOFOOD dan ke Laboratorium Pusat PRODIA untuk mengenal dan mengetahui bagaimana cara kerja dan apa saja yang ada di Pabrik dan Laboratorium besar tersebut.

Selain PLK beberapa kegiatan yang ditujukan sebagai Hari Anak Yang Menggembirakan atau sering disebut sebagai Fun Day yang diadakan satu kali dalam satu semester yakni diakhir semester tepatnya sebelum hari penerimaan raport juga diadakan, diantaranya : Kegiatan Fun Day di Marcopollo Water Park, Di Sekolah dengan Pesta Bazar Makanan, Di Sekolah dengan Pesta Makanan Buatan Sendiri dan Kegiatan Cinta Lingkungan. (Kerja Bhakti di lingkungan Sekolah dan berbagi tanaman untuk Pondok Clara Fey ).

Usia yang masuk dalam kategori remaja ini memang masa untuk mencari jati diri, tetapi SLB Tunagrahita Sang Timur tidak pernah patah semangat mencoba banyak hal baru guna memperkaya bentuk pelayanan kegiatan yang ditujukan untuk mengoptimalkan seluruh ketrampilan dan kemampuan peserta didik. Di tahun ini Program menggiatkan minat baca siswa diimplementasikan dengan adanya Ruang Perpustakaan yang di design sedemikian rupa sehingga membuat peserta didik menjadi betah dan nyaman berada di perpustakaan dengan aneka ragam buku yang coba disediakan oleh pihak sekolah. Hal ini di­harapkan dapat mengoptimalkan kemampuan membaca para peserta didik.

Warna baru pun ikut serta menjadi bentuk pelayanan yang memungkinkan untuk dilaksanakan dan bertujuan memberikan suasana baru dalam Kegiatan Belajar Mengajar di tahun 2010 – 2011. Warna – warni pada bangku dan meja yang ada di setiap kelas diharapkan membawa suasana yang penuh keceriaan dan semangat dalam proses KBM yang dilaksanakan. Peremajaan sarana permainan di taman fisiotherapy memberi banyak pilihan pada peserta didik untuk mengasah ketrampilan mereka akan kemampuan motorik kasar dan keseimbangan para peserta didik. Tak hanya itu saja Sarana untuk Toilet Training pun sudah dicoba disediakan oleh pihak sekolah dalam berbagai bentuk pilihan: ada urinoir( sarana BAK khusus untuk peserta didik putra }, closed duduk dan juga kamar mandi dengan sarana shower yang diadakan untuk latihan mandi dan mencuci rambut bagi seluruh peserta didik.

Semakin bertambah usia SLB Tunagrahita semakin berbenah diri mem­berikan layanan pendidikannya dengan semaksimal mungkin. Tak ada gading yang tak retak, tak ada sesuatu yang dilakukan dengan kesempurnaan penuh. Permasalahan di tahun 2004 menyisakan permasalahan akses jalan yang hingga kini membuat banyak planning besar tertunda antara lain ” Pembangunan Gedung SMPLB dan Asrama bagi Anak – Anak Berkebutuhan Khusus ” sehingga sampai saat ini para peserta didik SMPLB DAN SAAKLB terpaksa harus menjalani Kegiatan Belajar Mengajar di Gedung Bangunan Sementara Serbaguna atau lebih familiar dengan sebutan BSS. Menyadari hal-hal tersebut SLB sangat menyadari begitu banyak kekurangan yang dimiliki. Akan tetapi pihak sekolah selalu berusaha terus meminimalis segala kekurangan yang ada tahap demi tahap.

Banyak hal yang telah dilakukan Pihak Sekolah tidak mungkin hanya dilakukan oleh pihak sekolah seorang diri tetapi juga diberi suport yang luar biasa oleh kerjasama dengan pihak wali murid yang terkoordinir oleh Komite Sekolah. Hampir disetiap kegiatan Outdoor Wali murid yang dikomandoi Komite Sekolah memberi banyak bantuan sehingga banyak acara – acara tersebut diatas dapat berjalan dengan baik dan memberi efek baik bagi peserta didik. Begitu pun dukungan moral dan immoral yang senantiasa diberikan oleh para pemerhati Anak Berkebutuhan Khusus yang ada di SLB Tunagrahita Sang Timur.

Begitu pun kerjasama Pihak Sekolah dan Pihak Dinas Pendidikan yang terjalin dengan baik sehingga memungkinkan program – program pemerintah dapat dijalankan dengan baik di sekolah ini, begitupun partisipasi Pihak Sekolah terhadap begitu banyak program dan acara yang diikuti oleh Pihak Sekolah. Hal-hal tersebut yang memberi kontribusi bagi perkembangan SLB Tunagrahita Sang Timur hingga mencapai usia yang ke-18 tahun.

*****

Sumber: Buku Bassticst Edisi Mei – Agustus 2010

Filed in: 3.7. S.Kh / SLB-C Sang Timur Tags: , , , , , , , , ,

Share This Post

Related Posts

Leave a Reply

Submit Comment

© 4768 Yayasan Karya Sang Timur. All rights reserved.
Yayasan Karya Sang Timur