0

Renungan Natal 2012

“Allah Telah Mengasihi Kita “( I Yoh 4,19 )

Yang kami kasihi , Para suster, guru  serta seluruh karyawan Yayasan Karya Sang Timur   di mana saja berada.

Pertama-tama kami  segenap pengurus dan staff Yayasan Karya sang Timur Pusat  mengucapkan “ Selamat Natal 2012 dan selamat Tahun Baru 2013 “

Dalam rangka memperingati Perayaan Natal tahun ini, Yayasan Karya Sang timur sebagaimana biasanya menerbitkan Surat  Natal untuk mengingatkan kembali betapa penting peristiwa natal bagi umat kristiani, terutama bagi keluarga bagi seluruh anggota Yayasan Karya Sang Timur. Refleksi akan makna kelahiran Sang Juru Selamat Yesus Kristus bukan sekedar peristiwa tahunan,  tetapi ada nilai baru yang mau diangkat untuk dijadi kan pedoman dalam  hidup sehari-hari.

Nilai-nilai universal kehidupan dan kemanusiaan ( The universal human values) menjadi sangat relevan dalam kehidupan kita dewasa ini dimana kekerasan menjadi tontonan hampir setiap hari. Hubungan yang harmonis semestinya terus dibangun, mengingat begitu besarnya tantangan global manusia dewasa ini. Juga momentum hari raya natal semestinya digunakan sebagai momentum untuk pengendalian diri (self controlled), menumbuhkan integritas sebagai  pelayan pendidikan, asrama/panti asuhan dan poliklinik melatih kesabaran dan semangat toleransi. Dalam perspektif hubungan sosial, peristiwa natal adalah kesempatan untuk bertumbuhnya rasa saling percaya (mutual trust) dan ber kembangnya solidaritas sosial serta berbagi materi bagi yang membutuhkannya. 

Perayaan natal yang melekat dengan perayaan “penyelamatan” telah menunjukkan kepada dunia bahwa Allah hadir melalui Puteranya Yesus Kristus.    Peristiwa mulia ini menjadi intrumen hidup dan kehidupan dalam proses melihat diri kedalam (inner sight processes), sebagai proses penguatan batin dan  penemuan jati diri. Natal sebagai momentum penguatan diri untuk melahirkan pribadi-pribadi baru yang lebih berkualitas, sehingga lebih bisa berkontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam menghadapi situasi saat ini yang diwarnai dengan berbagai  kekerasan , kita sebagai umat beriman perlu rendah hati untuk mawas diri dan menyadari bahwa setiap manusia sesungguhnya punya sebuah cakrawala nurani yang sadar dan hidupnya bukanlah miliknya tetapi sebuah rentangan jalan panggilan dan tanggung jawab  yang dianugerahkan oleh Tuhan. Karena itu seharusnya dirawat dengan kasih sejati, dikembangkan dengan lebih baik dan dibebaskan dari rasa takut dalam menjalani hidup bersama dengan orang lain.

Natal adalah peristiwa dimana Allah yang adalah kasih sejati rela hadir dan mau bertemu, menyapa manusia ditengah perjalanan hidupnya. Allah mau menyertai perjalanan hidup manusia ditengah kesulitan dan kekuatiran bahkan disaat kesendirian menghadapi kematian. Allah hadir melalui jalan kesederha- naan, lewat  “bayi kecil Sang Timur” yang tak berdaya di Betlehem mau menyatakan bahwa manusia siapapun dia sungguh amat berharga dihadapan Allah. Sebab Allah mengasihinya, Allah mau senasib dan manyatukan kita melalui PuteraNya Yesus Kristus.

Peristiwa natal semestinya mengajak kita untuk terus berharap akan adanya dunia yang lebih baik, tanpa kekerasan dan tanpa diskriminasi. Semoga kasih Allah yang kita rayakan dalam peristiwa Natal mendorong kita untuk semakin giat  berbuat kasih, mewujudkan nilai-nilai kesangtimuran dalam hidup sehari-hari. 

Semoga Damai Natal Menyertai Kita semua

***

Malang, 13 Desember 2012

Sr Kristella PIJ

Filed in: 5. Refleksi & Artikel Tags: 

Share This Post

Recent Posts

Leave a Reply

Submit Comment

© 1795 Yayasan Karya Sang Timur. All rights reserved.
Yayasan Karya Sang Timur