0

Surat Natal 2016

Natal 2013“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, Yaitu Kristus Tuhan di kota Daud”
(Luk 2:11)

Yang terkasih, Ibu Retno, Para Suster  kepala Sekolah beserta keluarga besar unit masing-masing.

Salam Sejahtera Dalam Kristus.

Setiap hari lewat media cetak maupun elektronik, kita dibanjiri dengan berbagai macam berita dan peristiwa tentang situasi dunia sekarang ini. Seperti misalnya; politik, kekerasan, ketidak adilan, keserakahan, kemiskinan, ketidakberdayaan, korupsi, pungli, narkoba dan penderitaan yang terus bertambah, baik dari segi jumlah maupun intensitasnya. Terlebih lagi kekerasan serta pelecehan terhadap anak-anak yang semakin merajalela.

Situasi dunia semacam ini, mengajak kita semua untuk merefleksikan kembali tentang Kerahiman Allah. Allah berkenan turun ke dunia, masuk ke dalam hiruk-pikuk kehidupan kita. Allah bertindak memperbaiki situasi hidup umat-Nya dengan memberikan putra-Nya sendiri lewat perayaan Natal yang akan kita rayakan dengan hati penuh rasa syukur dan sukacita. Berita sukacita itulah yang diserukan oleh Malaikat Gabriel : “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud”(Luk 2:11). Belarasa Allah itu mendorong kita untuk melakukan hal yang sama sebagaimana seperti yang Dia lakukan. Inilah semangat atau Spiritualitas Inkarnasi.

Keikutsertaan kita pada belarasa Allah dapat kita wujudkan melalui upaya untuk menyikapi masalah-masalah kebangsaan yang sudah berlangsung lama khususnya dalam menyelamatkan anak-anak yang menjadi tanggung jawab kita. Dalam memperjuangkan masalah-masalah seperti itu, kehadiran Sang Juruselamat dunia memberi kekuatan bagi kita untuk melakukan tugas dan tanggung jawab kita sebagai pendidik.

Penyertaan-Nya menumbuhkan sukacita dan harapan baru bagi kita dalam mengusahakan hidup bersama yang lebih baik dalam pelayanan kita terhadap orang tua dan anak-anak yang dipercayakan kepada kita. Oleh karena itu, Natal yang kita rayakan hendaknya dapat membawa kita kepada inspirasi, kekuatan dan semangat baru bagi pelayanan dan kesaksian hidup, serta memberi dorongan untuk lebih berbakti dan taat kepada Allah dalam pilihan hidup kita sebagai pendidik sesuai pesan dari para pemimpin Gereja kita.

Ibu dan Para Susterterkasih, tidak lama lagi kita akan meninggalkan tahun 2016 dan masuk tahun 2017. Tentunya banyak pengalaman suka dan duka yang telah kita alami, semoga tahun 2017 rahmat dan berkat senantiasa menyertai kita semua.Trimakasih atas kerjakeras, semangat dan kerjasamanya dalam mengembangkan karya di unit masing-masing, semoga semangat persaudaraan, dan kerjakeras dalam mengembangkan unit terus kita lakukan dalam semangat persaudaraan dan sukacita.

Akhir kata tak ada gading yang tak retak, maaf sebesar-besarnya atas kekurangan kami dalam melayani Para Suster, guru, karyawan dan semua pegawai.

Salam Manete IN Me

Jl.Bandung, 08 Desember 2016

Sr.Sylvia PIJ

Filed in: 5. Refleksi & Artikel

Share This Post

Recent Posts

Leave a Reply

Submit Comment

© 4611 Yayasan Karya Sang Timur. All rights reserved.
Yayasan Karya Sang Timur